Wednesday, November 26, 2008

Uang


Siapakah di dunia ini yang hidupnya tidak lepas dari uang, mulai dari kita lahir sampai kita mati akan selalu berhubungan dengan uang, kita lahir membutuhkan biaya untuk membayar dokter atau bidan, rumah sakit. Kita matipun juga membutuhkan biaya untuk mengurus proses pemakaman dll yang berkaitan dengan itu.

Yang menjadi pertanyaan, salahkah / berdosakah kita apabila kita hidup mengumpulkan uang atau harta untuk kelangsungan hidup kita / hidup keluarga kita sendiri?, Jawabnya “Tidak “, selama uang yang kita peroleh atau kita kumpulkan tidak kita gunakan untuk menumpuk dosa atau mengumbar hawa nafsu kita sendiri.

Gunakanlah uang yang kita peroleh sebijaksana mungkin
Muliakanlah Tuhan dan sesama dengan rejeki yang kita peroleh

Siapakah di dunia ini yang dapat mengalahkan kekayaan yang dimiliki Tuhan?, Tidak pernah ada! Tuhanlah yang Empunya Surga, Bumi dan Alam Semesta di sekitarnya,kita manusia diberi kesempatan hidup di dunia ini sudah sangat berterima-kasih sekali pada Tuhan, hidup kita adalah anugerah Cuma-Cuma dari Tuhan, jangan pernah sia siakan hidup kita dengan perbuatan yang menyakitkan Tuhan, sesulit apapun hidup kita, jangan pernah berpikir untuk bunuh diri

Berikanlah sebagian rejeki kita pada orang-orang / sesama yang berkekurangan, siapakah orang-orang yang kekurangan tersebut ?, mereka adalah kaum papa, orang miskin

Mereka adalah orang-orang yang tidak pernah bisa “ membalas jasa “ kita dengan uang atau barang berharga lainnya, disitulah letak kelebihannya, karena bukan mereka yang akan membalasnya, melainkan Tuhan kita di surga yang akan memberikan ganjaran berupa pahala atau berkah yang “nilainya “ tidak pernah bisa kita bayangkan

Berikanlah Kebahagiaan pada keluarga kita (Istri, Anak, Orangtua, dll)

Jangan pernah mencoba menggunakan rejeki dari Tuhan untuk mencari kepuasan dengan wanita penghibur atau istri orang lain, karena apabila saudara telah melakukan hal tersebut, niscaya rumah tangga saudara akan didera banyak masalah dan kesusahan, Saudara sebagai kepala rumah tangga tidak akan pernah dihormati oleh istri dan anak2 Kondisi keuangan akan morat-marit, akan selalu muncul hutang dari sana-sini

Thursday, December 13, 2007

PERTEMPURAN BESAR DI SURGA


Suatu ketika, pada Permulaan Penciptaan, terjadilah suatu Pertempuran Besar di Surga. Beginilah kisahnya:

Tuhan menciptakan Surga dan Bumi dan semua malaikat dan para pemimpin malaikat yang disebut Malaikat Agung. Para Malaikat Agung adalah sahabat Tuhan. Mereka Bercahaya dan Gagah serta Perkasa. Termasuk di antara para malaikat agung adalah Gabriel, Rafael dan Mikhael. Selain mereka ada juga Lucifer. Lucifer sangatlah elok hingga para malaikat menyebutnya Putera Fajar.

Para malaikat berbahagia karena mereka bersama-sama dengan Allah dan mereka semua mengasihi-Nya. Kemudian, pada suatu hari Lucifer berkata kepada dirinya sendiri: “Mengapa harus Tuhan yang paling berkuasa di Surga? Mengapa bukan aku? Aku bisa terbang dan berubah wujud, aku elok serta gagah perkasa. Sesungguhnya aku ini sama pentingnya dengan Tuhan. Mulai sekarang aku tidak lagi akan melakukan perintah-Nya. Aku akan melawan-Nya dan Surga akan menjadi milikku!”

Maka, Lucifer pergi berkeliling Surga dan ia mengumpulkan banyak malaikat yang juga tidak suka dianggap kurang penting dibanding Tuhan hingga terbentuklah suatu pasukan yang besar. Pasukan para malaikat itu menuju Tahta Allah dan berkata dengan sombongnya: “Kami ini sama pentingnya dengan Engkau. Mengapa harus Engkau yang menjadi Raja atas Surga dan atas kami? Kami ini Gagah perkasa dan Elok dan penuh Kebanggaan diri. Kami akan bertempur melawan Engkau untuk merebut Kerajaan Surga.”

Tuhan memandang mereka, dan kemudian Ia berkata: “Lucifer, Aku menganggapmu sebagai seorang sahabat, dan Aku percaya kepadamu. Bertindaklah bijaksana, coba pikirkan apa yang hendak engkau lakukan ini.” “Aku sudah memikirkannya,” kata Lucifer, “dan lebih baik aku tidak tinggal di surga sama sekali daripada Engkau harus menjadi Rajaku, demikian juga pendapat para malaikat yang lain!” Dan di belakangnya seluruh para malaikat yang memberontak berseru dengan suara lantang: “Kami berpihak pada Lucifer! Hidup Lucifer! Biarlah ia yang memerintah atas kami di Surga! KAMI TIDAK MENGHENDAKI TUHAN!” “Baiklah,” kata Tuhan, “jika kalian tidak menghendaki Aku. Tetapi, jika kalian hendak menguasai Surga, kalian boleh mencobanya jika kalian mau.” Kemudian, Tuhan memanggil Malaikat Agung Mikhael dan memerintahkannya untuk membentuk Pasukan Balatentara Surgawi yang berada di pihak Tuhan.

Maka terjadilah Pertempuran Besar di Surga antara Mikhael dan para malaikatnya melawan Lucifer. Lucifer berperang, dan para malaikatnya juga berperang, tetapi mereka TIDAK DAPAT menang. Mikhael menghalau Lucifer dari Surga dan Lucifer jatuh ke bawah dan ke bawah dan ke bawah hingga ke neraka. Semua malaikat pengikutnya dihalau juga bersama dengan Lucifer. Pintu Surga kemudian ditutup. Sorak-sorai terdengar membahana dari pihak Balatentara Surgawi yang dipimpin oleh Mikhael: “Surga telah menang! Bersoraklah dan bergiranglah, hai seluruh malaikat Allah! Allah yang Maha Baik selalu menang!”
Jadi, sekarang kalian tahu mengapa kita mengatakan dalam doa kita, “Malaikat Agung St. Mikhael, lindungilah kami dalam peperangan,” karena ia adalah Panglima Perang Balatentara Surgawi.

Tetapi, apa yang kemudian terjadi pada Lucifer dan para malaikat yang memberontak? Lucifer amat marah dan berang atas kekalahannya dalam Pertempuran melawan Tuhan. Tidak akan pernah ia melupakannya. Lucifer tidak pernah lagi diperkenankan masuk ke dalam Surga untuk selama-lamanya. Jadi, karena Dendam yang mendalam, ia melakukan apa saja untuk membalas Tuhan.

Yang paling mengerikan dari Lucifer adalah rasa IRI-nya. Siapa yang menurutmu ia cemburui? Kita! Mengapa? Karena ketika Tuhan Yesus disalibkan, Ia membuka Kerajaan Surga bagi kita agar kita dapat masuk ke dalamnya! Jadi Lucifer, yang nama lainnya ialah Setan, atau Iblis, amat murka karena kita yang hanyalah Orang Biasa diperkenankan masuk ke dalam Surga, sedangkan ia, seorang malaikat Agung, tidak. Jadi, ia dan para malaikatnya (para iblis) selalu dan selalu berusaha untuk mencegah kita masuk ke dalam Surga. Para iblis merayu kita dengan pikiran-pikiran jahat, membujuk kita melakukan perbuatan-perbuatan dosa, semuanya untuk melukai hati Tuhan.

Jadi, kapan saja kalian berniat untuk melakukan atau mengatakan sesuatu yang jahat, ingatlah akan Pertempuran besar di Surga. Ingatlah bahwa Lucifer sedang berusaha menghasut kalian untuk berada di pihaknya. Jika kamu membatalkan niat jahatmu itu, kalian telah menang dan berada di pihak Tuhan.

Wednesday, December 12, 2007

Mengapa Orang Yang Benar Menderita ?


Penderitaan yang luar biasa?
Kata Mattew Henry, bukanlah selalu merupakan hukuman dari dosa-dosa yang berat, melainkan kadang-kadang merupakan ujian dari rahmat yang besar, hal ini memang benar, ada saatnya ketika kita ditolong dengan disakiti.

Seorang dokter ahli ketika hendak melakukan suatu operasi telinga yang sulit, berkata menyakinkan pasiennya, " Barangkali saya akan menyakiti anda, tetapi saya tidak akan melukaimu ", Penderitaan adalah hal yang wajar menimpa semua orang.
Apa yang saya ingin katakan adalah bahwa lebih penting dari fakta penderitaan adalah alasan penderitaan itu, sebenarnya ada dua alasan penderitaan :
1. Mungkin kita menderita karena telah berbuat salah
2. Dapat juga penderitaan yang kita alami adalah tujuan untuk membawa kita lebih bermanfaat

Penggesek biola mengambil alat musiknya dan lalu mulai menegangkan senar-senarnya, ia terus memper-eratnya, hingga senar-senar itu mencapai suatu tingkatan ketegangan tertentu dan mengeluarkan nada gema yang dia inginkan, bilamana digesek atau digetarkan dengan penggeseknya.

Inilah jalan satu-satunya alat musik itu dapat berguna, begitupun juga dengan kehidupan kita, Tuhan dengan tanganNya yang penuh kasih, ingin membuat hidup kita mencapai suatu tingkatan, hingga dengan demikian kita dapat bermanfaat bagiNya dan melodi kehidupan kita dapat mengumandangkan kemulianNya.
Keluar dari penderitaan, muncullah jiwa-jiwa yang paling kuat, Watak-watak yang sejati biasanya ditempa dengan luka-luka

Sunday, April 22, 2007

Our Lady In Heaven



Penampakan pertama terjadi pada tanggal 11 Februari 1858, Bunda Maria datang dengan sebuah rosario di tangan. Pepatah mengatakan, pena lebih tajam dari pada pedang, benar sejarah membuktikannya, Pada tahun 1861, seorang wanita menulis sebuah buku, hasilnya? 625.000 prajurit Amerika dikirim menuju ke tempat kematian.

Judul buku itu adalah " Uncle Tom's Cabin ", pengarangnya itu adalah Henriette Becher Stove. Buku ini menjadi salah satu lahirnya perang sipil pada tahun 1861-1865, setelah perang, pengarang buku ini berkesempatan berjumpa dengan Presiden Abraham Lincoln. " Apa khabar tuan Presiden ? " . Segera Abraham Lincoln sadar. " Jadi andakah yang menyebabkan terjadinya perang saudara itu ? "


Kita hidup dalam zaman yang disebut "Abad Modern ". Tapi kapan masa itu dimulai? Uskup Agung J. Fulton Sheen dalam bukunya, " Communism in The Conscience of the West " mengatakan, tahun 1858 adalah awal dari era modern itu. Di tahun yang sama lahir 3 buku lainnya yang sebenarnya menimbulkan modernisasi atau abad modern kita ini.


Buku pertama ditulis oleh seorang Naturalis Inggris, Charles Darwin. Dalam bukunya berjudul

" The Origin of The Soecues ", penulis berteori perkembangan manusia dari tingkat terendah dalam bentuk binatang menuju ke bentuk manusia.


Buku kedua ditulis oleh seorang ekonom Inggris yang juga seorang filsuf, John Stuart Mill, Dalam bukunya yang berjudul " Essay on Liberty ", penulis menganjurkan manusia melakukan apa saja yang ia sukai dan pemerintah tidak seharusnya turut campur.


Buku ketiga ditulis oleh seorang filsuf Jerman-Yahudi bernama Karl Marx, Nama bukunya

" Critic of Political Economy ", Karl Marx adalah bapa komuinisme, dalam bukunya ia menekankan bahwa mempercayai TUHAN adalah anti manusia.


Ketiga buku ini ditulis dalam tahun yang sama dan sempat meracuni umat manusia dengan tragedi yang paling menyedihkan dari suatu masyarakat kafir yang anti TUHAN, namun kita tahu, segala sesuatu yang terjadi di dunia adalah juga karena ALLAH mengizinkan atau TUHAN membuatnya demikian.


Pada tahun yang sama 1858, ALLAH memperkenankan suatu mukjizat besar terjadi, IA mengirim Bunda Maria ke Perancis Selatan dan mennampakan diri kepada seseorang petani yang miskin berusia 14 tahun bernama Bernadette, penampakan di Lourdes itu pertama kali terjadi pada tanggal 11 Februari 1858. Bunda ALLAH datang dengan sebuah Rosario di tangan, Ia membuat tanda salib dan memulai berdoa rosario, tentu saja St Bernadette mengikutinya. Kedua orang itu berdoa bersama kecuali pada waktu mengucapkan " Salam Maria ", Ibu Maria tidak berdoa kepada dirinya sendiri, Ibu Mari datang dengan sebutan " Yang Dikandung Tanpa Noda Asal ". Ia menampakan diri hingga 18 kali, yang terahkir terjadi pada tanggal 16 Juli 1858 pada hari raya Ibu Maria dari Gunung Karmel, Maksud kedatanganyya adalah supaya kita berdoa Rosario.


Pada tanggal 13 Mei 1917 di Moskow ( Rusia ), Vladimir Lenin memerintahkan semua gereja ditutup, dalam sebuah gereja, seorang wanita muda bernama Maria Alexandria Vonan sedang mengajar katekismus kepada 200 anak-anak Rusia, Maria menceritakan bahwa pada hari itu, tentara Rusia memasuki gereja-gereja menghancurkan jendela-jendela, ikon dan menodai altar. Selanjutnya secara kejam mereka membunuh 200 anak-anak yang tidak berdosa itu, Anda mungkin bertanya, bagaimana hal itu terjadi kepada 200 anak kecil yang tidak bersalah itu yang sedang belajar agama.


Di sini mulai tumbuh bunga yang benihnya ditanam pada tahun 1858, pada saat Karl Marx berkata, percaya kepada ALLAH adalah anti kemanusiaan, pada waktu Mill menyatakan manusia dapat berbuat apa saja sekehendak hatinya tanpa perlu menghiraukan hukum yang ada dan tepat pada saat Darwin menulis bahwa manusia berasal dari kera.


Pada saat yang sama 13 Mei 1917, 20.000 mil dari Moskow, di Roma ( Italia ), Paus Benedictus XV mengangkat Gugino Pachelli menjadi uskup, ia kelak menjadi Paus Pius XII dan dalam masa jabatannya ia mempersembahkan Rusia kepada Hati Tak Bernoda Ibu Maria. Pada hari yang sama 13 Mei 1917, 37.000 Mil dari Moskow di kota Fatima ( Portugal ), Bunda Maria menampakan diri kepada 3 anak, Yacinta ( 7 Tahun ), Fransisko ( 9 Tahun ), dan Lucia ( 10 Tahun ). " Bila seorang anak datang kepada ibunya, pasti anak itu menghendaki sesuatu ; tetapi bila seorang ibu datang kepada anaknya, maka pasti anak itu berada dalam bahaya. "


Jika Ibu Maria datang bergegas-gegas kepada kita seperti di Lourdes dan Fatima, sudah pasti karena kita berada dalam bahaya. Kata-kata pertama yang diucapkan Bunda ALLAH kepada anak-anak di Fatima adalah , " Kalian harus berdoa Rosario ". Dalam 5 kali penampakan berikutnya, Bunda berkata , " Teruslah berdoa Rosario ", dan pada kesempatan lainnya Bunda berkata, " Aku ingin supaya engkau berdoa Rosario "


Pada tanggal 13 Oktober revolusi Rusia dimulai dan pada hari yang sama, Maria menampakan diri yang terahkir kalinya di Fatima, Ia memperkenalkan diri dengan nama, " Aku adalah Ratu Rosario ", Maria memiliki 117 gelar, lalu mengapa ia memilih gelar yang satu ini ? Bunda dapat memilih gelar pertamanya, "Aku adalah Bunda ALLAH" atau " Aku adalah yang dikandung tanpa noda ". Ibu Maria menekankan Rosario dengan menyebutkan gelar ini, selama penampakan-penampakan di Fatima, pErang Dunia I berlangsung dan Bunda Maria mengatakan, " Segera perang ini akan berahkir, karena cukup banyak Rosario dipanjatkan "


Presiden Wilson dari Amerika waktu itu mengatakan, " Ini adalah perang yang mengakhiri semua perang ", jelas kata-kata ini tidak diungkapkan Bunda Maria, Tahun 1937, 20 tahun kemudian, Perdana Menteri Inggris Chamberlain mengadakan pertemuan penting dengang Hitler di Munich Jerman, Setelah itu ia kembali ke inggris, di bandara Heathrow Ia menunjukan secarik kertas kepada 25.000 orang inggris, " Damai, damai; saya memperoleh tanda tangan Adolf Hitler dalam dokumen ini ", Namun Ibu Maria tidak mengatakan demikian di Fatima, Maria berkata " Bila engkau melihat suatu malam yang diterangi oleh cahaya yang tidak wajar, maka perang Dunia II sedang menghampirimu "


Cahaya itu terlihat melintas langit Afrika Utara, sebagian Amerika Serikat, Eropa, Alaska dan beberapa tempat lainnya, Cahayanya berwarna merah darah, membara nampak hingga pukul 3 pagi, Namun penghuni dunia tenang-tenang saja, mereka mengatakan cahaya itu adalah bintang utara, tidak sampai 45 hari kemudian setelah munculnya cahaya itu, Hitler memulai perang dunia II, Cahaya yang sama terlihat pada tanggal 25 Januari 1938 pada pesta pentobatan ST Paulus. Kitab suci mengatakan cahaya semacam ini telah mengutukinya hingga ia jatuh dari kudanya, Paulus sendiri buta selama 3 hari, setelah itu ia bertobat.


Ibu Maria mengatakan di Fatima, Rusia akan menyebarkan sayapnya ke segala penjuru dan dunia akan sangat menderita karenanya, salah satu buku terlaris di tulis oleh William Walsh, ia mewawancarai Lucia, dan bertanya apakah Ibu Maria meramalkan seluruh Dunia akan berada di bawah Komunisme?, Lucia menjawab : " ya , tapi ada pernyataan bersyarat dari Ibu Maria, Ibu Maria mengatakan, jika permintaan dipenuhi, Rusia akan bertobat dan ada Damai di Dunia "

Apakah kita menyukainya atau tidak kebenaran tulisan ini, kita harus memilih mengikuti :

1. Ibu Maria, berdoa Rosario dan memenuhi pesan Fatima.

2. atau Karl Marx, ajaran-ajarannya dan Komunisme.


Bukannya Amerika Serikat memasuki kancah Perang Duni I pada hari Jum'at Agung 1917 dan perang Dunia itu berahkir dalam waktu 11 bulan, 11 hari dan 11 jam.... Apakah hal itu bukan merupakan suatu pratanda bahwa kita sedang memasuki jam-jam terahkir dari Zaman ?, Bagi mereka yang skeptis tentang Fatima, janji Ibu Maria, sebaiknya menjawab dulu pertanyaan-pertanyaan ini :

Bagaimana 3 anak yang buta huruf, tidak dapat membaca maupun menulis yakni Jacinta, Fransisco dan Lucia yang tidak pernah mendengar mengenai Rusia, pada tahun 1917 itu mengatakan bahwa Rusia apada masa yang akan datang menjadi salah satu kekuatan dunia dan akan menyebarkan komunisme ke seluruh dunia, ke 222 negara ?, Pada waktu itu, Rusia berada dalam tingkatan nomor 5 dari bawah dalam kemiskinan, buta huruf dan terbelakan, Bagaimanapun, dalam waktu kurang dari 50 Tahun Komunisme telah menguasai 2/3 permukaan bumi!!!, suatu prestasi yang kristen tidak dapat mencapainya selama hampir 2000 tahun, Akal sehat kita mengatakan, 3 anak itu mendapat ramalan entah Dari ALLAH sendiri atau dari Bunda Maria?


Di Fatima, Ibu Maria minta 5 hal :


  1. Berdoa Rosario


  2. Kenakan skapulir coklat Ibu Maria dari gunung Karmel


  3. Mempersembahkan 5 Sabtu pertama


  4. Mempersembahkan segala sesuatu dari kehidupan kita kepada Yesus melalui Ibu Maria


  5. Melakukan Silih Dosa


Yang paling sulit dari kelima permintaan diatas adalah yang terahkir, ketika ditanya mengenai hal itu, Lucia mengatakan : “ Lakukanlah apa yang menjadi tugas hidup anda sehari-hari sebagaimana biasanya dan persembahkan semuanya kepada Allah tanpa mengeluh “


Ada pendapat terutama setelah Konsili Vatikan II yang mengatakan Maria tidak mempunyai wewenang, kekuasaan, kehormatan, perhatian dan posisi yang demikian penting, pendapat ini akan mencabut Ibu Maria keluar dari kehidupan seseorang dan bila kita berbuat demikian, Ibu Maria akan berbuat sebagaimana para ibu lazimnya lakukan yakni membawa pergi Puteranya.


Dimana ia tidak diterima, Puteranya juga tidak diterima, Apakah anda ingin mengetahui besarnya pengaruh kuasa Mahluk Allah yang luar biasa ini ?, Pergilah kepada Allah sendiri, kuasa dari segala kekuasaan, pergilah ke Kitab Suci, Bacalah apa yang dikatakan Allah dalam buku kejadian, kepada setan tentang Ibu Maria, “ Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya ; keturunannya akan meremukkan kepalamu “. Apakah anda pernah mendengar kuasa yang demikian hebat, kecuali dari Allah sendiri ?


Jika anda ingin mengetahui betapa pentingnya Ibu Maria ini, renungkanlah. Roh Kudus telah membuatnya tabernakel yang pertama, Yesus di dalam daging dan darah, selama 9 bulan berada di dalam kandungannya, Yesus menjadikan dia Ibu dari segala bangsa dan Ibu dari Gereja, Allah Bapa menjadikan Ibu Maria, Ratu Dunia.


Perhatikan dan Renungkan


Yesus menderita selama 3 jam di atas salib untuk menyelamatkan umat manusia, Tiga tahun Yesus mendirikan Gereja-Nya dan 30 Tahun bersama Maria, Ibu-Nya, Apakah kita dapat menyebutkan orang lain yang menerima perhatian yang lebih besar dari Kristus kecuali Bunda Maria?


Bacaan Kitab Suci mengenai pesta perkawinan di kana, Pertama kalinya dan satu-satunya, saat di mana Maria disebut dalam Alkitab bersama Yesus, Renungkanlah : Dua kekuatan yang lebih berkuasa di seluruh alam semesta, duduk berdampingan, Yesus bersama Allah Bapa dan Roh Kudus, Sang Pencipta langit dan bumi, dan duduk di sebelah-Nya mahluk teragung yang pernah diciptakan, ketika orang-orang kehabisan anggur, siapakah yang melihat lebih dulu dan berbelas kasihan ?, Ibu Yesus berkata kepada-Nya : “ Mereka kehabisan anggur….”, Yesus menjawab kepadanya : “ Mau apakah engkau dari padaKu Ibu ?, SaatKu belum tiba “


Apa yang terjadi bilamana suatu kekuatan yang tak tertahankan berhubungan dengan kuasa yang lain, obyek yang tak tergoyahkan? Jika hal ini terjadi, sesuatu harus diberikan. Ibu Maria adalah kekuatan yang tak tertahankan !!


Karena untuk kedua kalinya, sambil memandangi mata Yesus, ia berkata, “ Mereka kehabisan Anggur “ dan Yesus menjawab, ““ Mau apakah engkau dari padaKu Ibu ?, SaatKu belum tiba “, Ia yang mengatakan “ Ya “ pada saat Malaikat Gabriel dating kepadanya tidak akan mau menerima “ Tidak “ sebagai suatu jawaban, jadi ia memerintahkan para pelayan untuk berbuat apa yang dikatakan Yesus……Satu-satunya ia memerintah di dalam kitab Suci.


Yesus merenungkan situasinya dan oleh cinta kasih, Dia menerka Mukjizat ini dilukiskan oleh seorang penyair Inggris, Richard Crusher pada abad 18 sebagai berikut : “ Ketika para pelayan mengisi ke enam tempayan dengan air, air secara tidak sadar memandang wajah Allah mereka dan memerah “.


St Alfonsus Liquori, doctor Gereja dan pelindung para dokter, teolog dan pendiri Kongregasi Redemtoris mengatakan, : “ Bila Maria memerintah, siapapun akan patuh “


, St Anselmus berkata : “ Apa pun yang dapat dilakukan Allah oleh kuasa-Nya yang tak terbatas itu, Maria dapat melakukannya melalui doanya “


St Bernadus seorang doctor Gereja lainnya mengatakan : “ Oh Maria, siapakah yang dapat bertahan terhadap kuasamu ?”


Pada tahun 1911, seorang Protestan dari Inggris bernama Kippling berkata : “ Oh Maria yang hatinya hancur karena sedih, ingatlah, jangkaulah dan selamatkanlah jiwa-jiwa yang dating di hari esok karena mereka lahir dari waita dan masing-masing perlu seorang pengantara, tolonglah dan bantulah mereka “


Martin Luther juga mengagumi Ibu Maria, ia menulis suatu sajak yang berjudul : “ Dari dia kepada wanita di dalam kitab wahyu ….. “


“ Dialah kekasihku, aku tidak akan melupakannya, Penghormatan apa pun yang diberikan seorang laki-laki, ia mendapatkan hatiku selamanya “